Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Tegaskan K/L Sudah Dapat Lakukan Tender Untuk Proyek Tahun Depan

Jakarta, 05/11/2015 Kemenkeu - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro kembali menegaskan bahwa kementerian/lembaga (K/L) dapat mulai melakukan pelelangan/tender atas proyek-proyek tahun 2016 setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 ditetapkan, atau mulai Senin (2/11) lalu.

Hal tersebut ia sampaikan menanggapi kekhawatiran sebagian pimpinan K/L terkait legalitas pelaksanaan tender sebelum memasuki tahun 2016. “Kami menegaskan bahwa pelaksanaan tender begitu APBN disahkan adalah tindakan yang sangat dimungkinkan, tindakan yang sah, tidak ada masalah dengan itu,” ungkap Menkeu dalam Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran K/L pada Rabu (4/11) di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta.

Yang terpenting, lanjutnya, proses tender dilakukan seuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku dan penandatanganan kontraknya dilakukan setelah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) diterima. “Jadi jangan menyalahartikan bahwa tender baru bisa dilakukan setelah penyerahan DIPA. Jadi tender bisa dilakukan sejak Senin kemarin, sejak APBN disahkan,” tambahnya.

Lebih lanjut Menkeu mengungkapkan, Presiden Joko Widodo pun telah menyampaikan instruksinya agar distribusi belanja pemerintah tahun 2016 dapat lebih merata, tidak hanya menumpuk pada semester II.

“Beliau menginginkan kita punya paradigma baru dalam pengelolaan APBN, tidak lagi business as usual, dimana kebanyakan spending baru dilakukan di semester II, banyak proyek yang baru mulai sekitar Bulan Maret-Mei. Beliau menginginkan distribusi spending lebih merata, termasuk di triwulan I, karena pentingnya belanja pemerintah di triwulan I adalah untuk bisa menjaga pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.(nv)