Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Tekankan Pentingnya Jaga Stabilitas Ekonomi Makro

Jakarta, 22/05/2013 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan M. Chatib Basri menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi makro serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menkeu mengibaratkan, stabilitas ekonomi makro dan APBN-P merupakan  instrumen untuk mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kesejahtaraan rakyat. "Kalau instrumen ini terganggu, maka penciptaan lapangan kerja terhambat, kemiskinan juga sulit diturunkan, karena itu kita sangat perlu mengendalikan instrumen ini," tegasnya dalam rapat dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (22/5).
Oleh karenanya, pemerintah akan segera mengambil langkah pengamanan pelaksanan APBN 2013 yang dituangkan dalam percepatan penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Perubahan (APBN-P) 2013 beserta nota keuangannya, untuk memitigasi ketidakpastian kondisi perekonomian global. "RAPBN-P bukan untuk menampung tambahan belanja, tetapi merupakan langkah terkait dengan perubahan kebijakan APBN. Pemerintah melakukan hal ini dalam rangka upaya mitigasi dan antisipasi terhadap kondisi global serta perkembangan internal yang terjadi," jelasnya.
Pemerintah, lanjutnya, juga memandang perlunya dilakukan langkah-langkah pengamanan APBN menyusul potensi membengkaknya defisit hingga melampaui 3 persen. "Exercise yang telah dilakukan oleh pemerintah memang menunjukkan secara prognosis perlu dilakukan langkah-langkah tertentu, baik perubahan maupun penyesuaian," jelasnya. Selain itu, Menkeu juga memaparkan perkembangan ekonomi dunia yang tidak sesuai harapan dengan kecenderungan berlanjutnya penurunan volume perdangan global. "Di negara maju, bahkan di negara berkembang yang notabene lebih baik (pertumbuhan ekonominya) dari negara maju, itupun pertumbuhannya tak sebaik tahun 2012," katanya.(ak)