Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menkeu Ungkap Tantangan Bagi Ekonomi Indonesia ke Depan

Malang, 29/12/2016 Kemenkeu - Dalam kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Rabu (28/12), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga menjabarkan berbagai tantangan bagi Indonesia ke depan, khususnya di bidang ekonomi.

Dari sisi global, Indonesia masih dihadapkan pada beberapa potensi resiko global, seperti perdagangan internasional yang melemah, harga komoditas yang rendah, economic rebalancing Tiongkok, isu geopolitik terkait Brexit Inggris, kebijakan ekonomi Amerika Serikat (AS) di bawah pemerintahan baru, serta kenaikan suku bunga Bank Sentral AS The Fed.

"Ekonomi Indonesia adalah ekonomi yang terbuka, sama dengan negara-negara di dunia. Karena kita berkoneksi dan berinteraksi dengan negara-negara tetangga dan dengan seluruh dunia, maka kondisi ekonomi global akan mempengaruhi kondisi ekonomi kita," jelas Menkeu.

Sementara itu, dari domestik, tantangan besar bagi perekonomian saat ini salah satunya berasal dari sisi sumber daya manusia (SDM), yang mencakup pendidikan, kemampuan dan skill. “Sisi lain yang perlu disoroti adalah konektivitas dan infrastruktur di pelosok daerah,” tambahnya.

Meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan tersebut, Menkeu meyakini kondisi perekonomian Indonesia masih relatif sehat dan stabil. Dalam 10 tahun terakhir, perekonomian Indonesia tercatat relatif lebih baik dibanding negara-negara di dunia, dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 5,7 persen. "Pertumbuhan 5,7 (persen) termasuk ketiga tertinggi di dunia," ungkapnya.(yog)