Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Menuju Anggaran Berimbang, Pemerintah Komitmen Kelola Defisit Anggaran

Jakarta, 19/08/2011 MoF (Fiscal) News - Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan pemerintah berkomitmen untuk mengelola defisit anggaran menuju anggaran berimbang. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta pada Kamis (18/8).

Untuk itu, Menkeu menyatakan, pemerintah akan menggenjot penerimaan negara. “Kita harus lakukan itu, karena kita berkomitmen untuk mengelola defisit anggaran menuju ke anggaran berimbang. Jadi, kita mesti pacu penerimaan negara, baik itu pajak, pabean, maupun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan angka nasional kelihatan dia meningkat 10,4 persen,” jelas Menkeu.

Lebih lanjut Menkeu menjelaskan, pada tahun 2012, penerimaan pajak diharapkan lebih besar dari sebelumnya. Namun, pada PNBN akan terjadi penurunan. Hal tersebut disebabkan oleh asumsi harga minyak mentah/Indonesia Crude Price (ICP) yang lebih rendah. “Tapi, pajak itu lebih besar dari itu karena di tahun 2012 Penerimaan Negara Bukan Pajak ada sedikit penurunan karena asumsi ICP yang lebih rendah, 90 dolar (di RABPN 2012) dan 95 dolar AS di APBNP 2011,” ungkap Menkeu.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato nota keuangannya mengatakan, pemerintah mematok penerimaan perpajakan pada RAPBN 2012 sebesar Rp1.019,3 triliun, atau memberi kontribusi hampir 79 persen dari total pendapatan negara dan hibah. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar Rp140,6 triliun, atau sekitar 16 persen dari target APBN-P Tahun 2011. Dengan total penerimaan perpajakan sebesar itu, rasio penerimaan perpajakan terhadap PDB atau tax ratio mengalami peningkatan dari 12,2 persen di tahun 2011 menjadi 12,6 persen di tahun 2012. (sgd)