Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Moody's Naikkan Peringkat Indonesia Menjadi Baa2

Singapura, 13/04/2018 Kemenkeu - Lembaga pemeringkat Moody's menaikkan peringkat utang jangka panjang Indonesia dari Baa3 menjadi Baa2 sekaligus mengubah outlook Indonesia dari positif menjadi stabil. 

Seperti dikutip dari situs Moody's pada Jumat (13/04), Moody's menyatakan Peningkatan ke level Baa2 tersebut didukung oleh kerangka kebijakan yang semakin kredibel dan efektif sehingga kondusif bagi stabilitas makroekonomi. 

Moody's meyakini bahwa ketahanan dan kapasitas kedaulatan Indonesia merespon guncangan telah meningkat. Hasilnya, metrik kredit Indonesia lebih sebanding dengan negara-negara di tingkat Baa2.

Moody's mengharapkan fokus kebijakan fiskal dan moneter Indonesia dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan membangun penyangga keuangan semakin jelas. Kebijakan-kebijakan tersebut dan cadangan keuangan yang lebih besar memperkuat kapasitas Indonesia untuk menghadapi guncangan.

Di sisi fiskal, pemerintah telah mempertahankan kepatuhan ketat terhadap batas defisit anggaran 3.0% sejak tahun 2003. Moody's mengharapkan fokus pada kehati-hatian fiskal dan berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi makro. 

Meskipun pendapatan yang lemah tetap menjadi kendala kredit jangka panjang, termasuk kemampuan berutang, Moody's memperkirakan bahwa utang pemerintah Indonesia akan berkisar di angka 30% dari PDB dalam beberapa tahun mendatang, di bawah rata-rata 39% dari PDB untuk semua penguasa kelas investasi dan 46,2% untuk median Baa-rated.

Pada sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia (BI) telah menetapkan prioritas stabilitas makroekonomi dengan mempromosikan pertumbuhan jangka pendek. Target inflasi telah dipenuhi selama tiga tahun berturut-turut dan ekspektasi inflasi berada pada tingkat moderat ketika inflasi utama meningkat tajam sebagai hasil reformasi subsidi pada tahun 2014. 

“Dengan perbaikan rating ke level Baa2 oleh Moody’s, kini Indonesia telah diakui oleh empat lembaga rating internasional, berada pada satu tingkat lebih tinggi dari level Investment Grade sebelumnya. Rating tersebut adalah level tertinggi yang pernah dicapai oleh Indonesia dari Moody’s," ungkap Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo seperti dikutip dari laman Bank Indonesia. (nr/rsa)