Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

MP3EI Terintegrasi Dengan Dokumen Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang Nasional

 

Jakarta, 26/05/2011 MoF (Fiscal) News – Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) merupakan dokumen yang terintegrasi terhadap pembangunan jangka panjang dan menengah nasional. Demikian dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/ Menteri PPN Armida Alisjahbana saat mengahadiri Peluncuran MP3EI, di Jakarta pada Jumat (27/5).

MP3EI tidak dimaksudkan untuk mengganti dokumen perencanaan pembangunan yang telah ada, seperti rencana pembangunan jangka panjang nasional 2005-2025, dan rencana pembangunan jangka menengah nasional 2010–2014.

Lebih lanjut, Armida menaruh harapan besar pada dunia usaha untuk dapat berperan penting, terutama dalam peningkatan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan. “Sedangkan pihak pemerintah akan berfungsi sebagai regulator, fasilitator dan katalisator,” katanya. Pemerintah, lanjut Armida, akan melakukan deregulasi  terhadap regulasi pelaksanaan investasi.

Dari sisi fasilitator dan katalisator, pemerintah akan mendukung percepatan dan perluasan pembanguan ekonomi melaui penyediaan infrastruktur. “Pemerintah telah menyusun rencana invrestasi pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2011–2015 sebesar Rp755 triliun,” ucapnya.

Dana infrastruktur pemerintah tersebut digunakan untuk berbagai pembangunan yaitu,  pembangunan jalan sebesar Rp 143 triliun, rel kereta sebesar Rp138 triliun, pelabuhan sebesar Rp49 triliun, bandar udara sebesar Rp14 triliun, energi Rp288 triliun, air Rp8 triliun, telematika sebesar Rp102 triliun, dan pembangunan infrastruktur lainnya Rp13 triliun.

“Dana infrastruktur tersebut  akan dialokasi di Jawa 28 persen atau Rp213 triliun, sedangkan 72 persen atau Rp542 triliun akan dialokasikan di koridor ekonomi lainnya,” kata Armida. Selain itu, pemerintah akan meningkatkan alokasi investasi untuk meningkatkan kemampuan SDM dan Iptek. (ak)