Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

MP3EI Tidak Terpengaruh Pemotongan Anggaran

Jakarta, 26/05/2014 MoF (Fiscal) News - Wakil Menteri Keuangan II Bambang P.S. Brodjonegoro beberapa hari yang lalu mengatakan, pemotongan anggaran yang dilakukan pemerintah terhadap belanja Kementerian/Lembaga dilakukan demi menjaga pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Dirinya melihat bahwa pemotongan tersebut sebagai hal yang positif dan diharapkan tidak menimbulkan inflasi. 
"Yah perlambatan ekonomi itu pasti ada, jadi intinya pemotongan itu kan utamanya untuk belanja operasional. Tapi kalau kita bandingkan, paling tidak pemotongan ini tidak menimbulkan inflasi," jelasnya di Jakarta, Jumat (23/5). Bambang juga menilai pemotongan anggaran K/L sebagai hal yang wajar, sebab terdapat komponen belanja yang dinilai tidak 100 persen digunakan. Dirinya menekankan bahwa pemotongan akan diutamakan terhadap proyek yang tidak dapat dilakukan pada tahun ini. "Yah sekarang gini deh, belanja modal setiap tahun 100 persen nggak? Selalu terabsorbsi 100persen tidak? Gak kan. Jadi nanti yang dipotong utamanya adalah perkiraan project-project yang mungkin tidak bisa dilakukan tahun ini," ujarnya.
Sementara itu, ia menjelaskan bahwa target Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) tidak akan terpengaruh dengan adanya pemotongan anggaran belanja, terlebih di Kementerian Pekerjaan Umum. “Enggak, MP3EI itu proyek-proyek yang terkait dengan BUMN, sangat sedikit yang terkait dengan APBN. MP3EI itu hampir enggak ada yang APBN, kan Public Privat Partnership, BUMN atau Privat,” ujar Wamenkeu II. (nic)