Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Neraca Perdagangan Bulan November 2013 Diproyeksikan Surplus Cukup Tinggi

Jakarta, 02/01/2014 MoF (Fiscal) News - Pemerintah optimistis neraca perdagangan bulan November 2013 akan kembali mencatat nilai surplus layaknya bulan Oktober 2013. Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengatakan neraca perdagangan diperkirakan bisa surplus hingga US$600 juta. Angka ini lebih besar jika dibandingkan dengan neraca perdagangan bulan Oktober lalu yang hanya mencapai US$ 50 juta. Perkiraan itu sendiri didasari oleh naiknya ekspor dan turunya impor.


“Mudah-mudahan berarti BPS akan mengeluarkan neraca perdagangan pada 2 Januari 2014. Perkiraan kami neraca perdagangan akan surplus bisa mencapai US$600 juta,” kata Menkeu, Selasa (31/12).


Menkeu menambahkan, penguatan nilai ekspor didukung oleh kenaikan harga komoditas serta perbaikan ekonomi di Amerika Serikat (AS). Perbaikan ekonomi AS berimbas positif terhadap ekspor Indonesia. “Ini (surplus) kombinasi dua-duanya. Impor mengalami perlambatan dan ekspornya mengalami peningkatan. Ekonomi AS juga sudah bangkit,” tutur Menkeu. Menurut Menkeu, pelemahan impor cukup besar akan terjadi pada bahan bakar minyak (BBM) sehingga defisit migas bisa ditekan.


Sebelumnya ekonom memprediksikan neraca perdagangan bulan November 2013 akan kembali surplus. Ekonom Bank Himpunan Saudara Rully Nova mengatakan bahwa kembali surplusnya neraca perdagangan ini karena kebijakan yang selama ini dikeluarkan otoritas moneter maupun fiskal sudah menunjukkan hasil. Bank sentral, misalnya, menggunakan instrumen suku bunga yang mengakibatkan menurunnya impor. “Kalau dari pemerintah kebijakannya melalui pajak. Jadi bisa dilihat sisi fiskal dan moneternya saling mendukung,” ungkapnya.


Rully menambahkan, pertumbuhan ekspor Bulan November bertumbuh cukup kecil, yaitu pada kisaran 5-8 persen. Sementara, untuk impor sedikit lebih rendah, yakni berada di bawah 5 persen. “Ini membuat ada sedikit harapan bagi neraca perdagangan untuk kembali surplus,” pungkasnya. (nic)