Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Neraca Perdagangan Diprediksi Surplus 800 Juta Dolar AS



Jakarta, 03/02/2014 MoF (Fiscal) News – Pemerintah optimistis neraca perdagangan Indonesia Bulan Desember 2013 dapat kembali mencatatkan surplus sekitar 800 juta dolar AS, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 776,8 juta dolar AS. Demikian disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri di Jakarta, Kamis (30/1).


Menurutnya, dalam tiga bulan terakhir ini neraca perdagangan Indonesia sudah relatif membaik dengan mencatatkan surplus. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang telah dibuat pemerintah bersama-sama dengan Bank Indonesia (BI) telah menunjukkan hasil seperti yang diharapkan. “Perkiraan Kementerian Keuangan di Bulan Desember (2013) neraca perdagangan kita surplus akan bisa mendekati USD800 juta, saya tidak akan terkejut kalau melampaui USD800 juta. Artinya katakan Bulan Agustus, September, Oktober, policy yang dikeluarkan berhasil mengubah trade balance yang negatif menjadi surplus,” terangnya.


Dengan perkiraan neraca perdagangan akan mencatat surplus, lanjutnya, maka tidak heran jika defisit transaksi berjalan pada triwulan IV-2013 akan berada pada kisaran 3 persen, atau bahkan berada di bawah 3 persen.

 
Sementara itu, Ekonom Bank Himpunan Saudara Rully Nova berpendapat bahwa surplus neraca perdagangan akan kembali berlanjut pada Desember 2013, seiring dengan menggeliatnya kinerja ekspor yang akan tumbuh di kisaran 7-8 persen. Sementara, dari sisi impor, pada akhir tahun 2013 terpantau relatif datar dan stabil, yang akan bertumbuh pada kisaran 6-7 persen. “Trade balance di Desember (2013) akan lebih baik dari November (2013), karena pertumbuhan impor semakin datar akibat kebijakan moneter yang ketat dan pelemahan nilai tukar rupiah membuat harga barang-barang impor menurun. Jadi masih bisa surplus sekitar USD700 juta-1 miliar,” pungkasnya.(ans)