Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Neraca Perdagangan Indonesia Juli 2016 Kembali Catatkan Surplus

Jakarta, 16/08/2016 Kemenkeu - Neraca perdagangan Indonesia Juli 2016 kembali mencatat surplus sebesar 0,60 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan surplus pada Juni 2016 yang sebesar 0,88 miliar dolar AS. Surplus tersebut terutama didukung oleh surplus perdagangan nonmigas.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara menyatakan, surplus yang lebih rendah tersebut didorong oleh menurunnya surplus neraca perdagangan nonmigas, meskipun defisit neraca perdagangan migas mengalami perbaikan.

Lebih lanjut ia menguraikan, neraca perdagangan nonmigas pada Juli 2016 mencatat surplus sebesar 1,07 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Juni 2016 yang sebesar 1,46 miliar dolar AS. “Menurunnya surplus neraca perdagangan nonmigas tersebut dipengaruhi oleh penurunan ekspor nonmigas sebesar 3,27 miliar dolar AS, melebihi penurunan impor nonmigas sebesar 2,88 miliar dolar AS,” jelasnya dalam keterangan resmi pada Senin (15/08).

Sementara itu, di sisi migas, defisit neraca perdagangan migas turun dari 0,58 miliar dolar AS pada Juni 2016 menjadi 0,48 miliar dolar AS pada Juli 2016. Penurunan defisit neraca perdagangan migas tersebut dipengaruhi oleh penurunan impor migas sebesar 0,30 miliar dolar AS, yang jauh lebih besar dibandingkan dengan penurunan ekspor migas sebesar 0,19 miliar dolar AS.

BI menilai, kinerja neraca perdagangan Juli 2016 tersebut membawa pengaruh positif dalam mendukung kinerja transaksi berjalan. “Ke depan, Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik yang dapat memengaruhi kinerja neraca perdagangan serta mengupayakan agar kegiatan ekonomi domestik terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.(nv)