Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Neraca Perdagangan Indonesia Mei 2016 Kembali Catatkan Surplus

Jakarta, 16/06/2016 Kemenkeu - Neraca perdagangan Indonesia pada Bulan Mei 2016 kembali mencatatkan surplus, terutama didukung oleh surplus perdagangan nonmigas. Surplus neraca perdagangan tercatat sebesar 0,38 miliar dolar AS, lebih rendah dari surplus pada bulan sebelumnya yang sebesar 0,66 miliar dolar AS. Surplus yang lebih rendah tersebut didorong oleh menurunnya surplus perdagangan nonmigas dan meningkatnya defisit migas.
 
Menurut Bank Indonesia (BI), neraca perdagangan nonmigas pada Mei 2016 mencatat surplus sebesar 1,09 miliar dolar AS, lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada April 2016 yang sebesar 1,13 miliar dolar AS. Menurunnya surplus neraca perdagangan nonmigas tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya impor nonmigas, yaitu 0,2 persen (mtm) dan menurunnya ekspor nonmigas, sebesar 0,3 persen (mtm).

Peningkatan impor nonmigas didorong oleh peningkatan impor plastik dan barang dari plastik, serealia, gula dan kembang gula, biji-bijian berminyak, serta kapal terbang dan bagiannya. “Sementara itu, penurunan ekspor nonmigas terutama disebabkan oleh turunnya ekspor lemak dan minyak nabati, mesin/peralatan listrik, mesin/pesawat mekanik, produk kimia, dan timah,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Rabu (15/06).

Di sisi migas, lanjutnya, defisit neraca perdagangan migas meningkat dari 0,47 miliar dolar AS pada April 2016 menjadi 0,71 miliar dolar AS pada Mei 2016. Peningkatan defisit tersebut dipengaruhi oleh kenaikan impor migas sebesar 22,5 persen (mtm), khususnya impor minyak mentah, yang jauh lebih besar dari peningkatan ekspor migas sebesar 7,4 persen (mtm).

Ke depan, kinerja neraca perdagangan diperkirakan akan tetap positif dalam mendukung transaksi berjalan pada level yang berkesinambungan. “Bank Indonesia akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik yang dapat memengaruhi kinerja neraca perdagangan serta mengupayakan agar kegiatan ekonomi domestik terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.(nv)