Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Neraca Perdagangan RI Maret 2016 Kembali Catatkan Surplus

Jakarta, 18/04/2016 Kemenkeu - Neraca perdagangan Indonesia kembali mencatat surplus pada Bulan Maret 2016, terutama didukung oleh surplus perdagangan nonmigas. Surplus neraca perdagangan Indonesia tercatat sebesar 0,49 miliar dolar AS, turun dari surplus Bulan Februari sebesar 1,14 miliar dolar AS.

“Untuk keseluruhan triwulanan, neraca perdagangan Indonesia triwulan I-2016 mencatat surplus sebesar 1,64 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus triwulan IV-2015 sebesar 0,45 miliar dolar,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Jumat (18/4).

Secara rinci, surplus neraca perdagangan nonmigas tercatat sebesar 0,79 miliar dolar AS. Angka tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan surplus pada Februari 2016 sebesar 1,15 miliar dolar AS.  “Berkurangnya surplus nonmigas tersebut dipengaruhi oleh kenaikan impor nonmigas sebesar 7,88 persen (mtm) yang melampaui kenaikan ekspor nonmigas sebesar 3,58 persen (mtm),” katanya.

Kenaikan impor nonmigas terutama didorong oleh naiknya impor biji-bijian berminyak, mesin dan peralatan mekanik, mesin dan peralatan listrik, plastik dan barang dari plastik, dan bahan kimia organik. Peningkatan impor nonmigas, khususnya mesin dan peralatan mekanik/listrik, lanjutnya, sejalan dengan kegiatan ekonomi domestik yang semakin membaik.
 
Sementara itu, peningkatan ekspor nonmigas didukung oleh kenaikan ekspor besi dan baja, bahan bakar mineral dan ekspor manufaktur terutama mesin/peralatan listrik, kendaraan dan bagiannya, dan berbagai produk kimia. Neraca perdagangan migas sendiri mencatatkan defisit sebesar 0,30 miliar dolar AS, meningkat dari 0,01 miliar dolar AS pada Februari 2016.

“Peningkatan defisit tersebut dipengaruhi oleh kenaikan impor migas sebesar 36,25 persen (mtm), terutama impor minyak mentah, yang lebih besar dari kenaikan ekspor migas sebesar 10,40 persen (mtm),” tambahnya. 

BI menilai, kinerja neraca perdagangan pada Maret 2016 dan keseluruhan triwulan I-2016 tersebut positif dalam mendukung kinerja transaksi berjalan. “BI akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik yang dapat memengaruhi kinerja neraca perdagangan serta mengupayakan agar kegiatan ekonomi domestik terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.(nv)