Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Neraca Perdagangan RI Masih Defisit

Jakarta, 01/07/2013 MoF (Fiscal) News – Ekspor Indonesia pada bulan Mei 2013 mengalami peningkatan sebesar 8,90 persen dibanding April 2013. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin saat menyampaikan Perkembangan Ekspor dan Impor Indonesia Mei 2013, di kantornya, Senin (1/7). “Ekspor Indonesia pada Mei 2013 mencapai 16,07 miliar dolar AS,” katanya.

BPS mencatat, angka ekspor Indonesia ini meningkat dari sebelumnya yaitu April 2013 sebesar 14.760,9 juta dolar AS. Peningkatan ekspor Mei 2013 disebabkan oleh meningkatnya ekspor migas sebesar 17,00 persen yaitu dari 2.452,0 juta dolar AS menjadi 2.868,7 juta dolar AS. Demikian juga ekspor non-migas naik sebesar 7,28 persen dari 12.308,9 juta dolar AS menjadi 13.205,3 juta dolar AS. “Sedangkan bila dibandingkan dengan Mei 2012, ekspor mengalami penurunan sebesar 4,49 persen,” jelasnya.

Adapun nilai impor Indonesia Mei 2013 mencapai 16,66 miliar dolar AS atau mengalami peningkatan sebesar 1,22 persen dibanding impor April 2013. “Sedangkan bila dibanding impor Mei 2012 turun 2,70 persen,” kata Suryamin. Secara kumulatif nilai impor Januari-Mei 2013 mencapai 78,78 miliar dolar AS atau turun 1,18 persen jika dibanding impor periode yang sama tahun 2012. Sementara itu, impor non-migas mencapai 60,20 miliar dolar AS atau turun 2,33 persen. Oleh karenanya BPS menyatakan, neraca perdagangan RI pada bulan Mei 2013 masih mengalami defisit sebesar 590,4 juta dolar AS. (ak)