Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Menguat Akhir 2013

Jakarta, 01/10/2013 MoF  - Nilai tukar rupiah dinilai akan kembali menguat pada akhir tahun ini, dan berlanjut hingga tahun 2014 mendatang. Hingga akhir tahun ini, rupiah diprediksi akan menguat ke level 10.400 per dolar Amerika Serikat (AS). Demikian disampaikan Kepala Ekonom Dana Reksa Reserch Institute Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Jumat (27/9).

Ia menambahkan, sebenarnya fundamental rupiah saat ini berada di bawah level Rp10.000 per dolar AS, tepatnya sekitar Rp9.800 per dolar AS. Bahkan jika kondisi ekonomi memburuk, rupiah hanya akan melemah sekitar  Rp10.000 per dolar AS. Namun, mengingat banyaknya sentimen negatif di pasar, baik dari dalam maupun luar negeri saat ini, masih sulit untuk mencapai level tersebut. "Jadi kemungkinan di akhir tahun paling bagus rupiah akan berada di level Rp10.400 per dolar AS dan paling buruk akan ada di level Rp11.400 per dolar AS," ungkapnya.

Menurutnya, rencana tapering off quantitative easing (QE) oleh Bank Sentral AS tidak perlu dikhawatirkan akan menggerus nilai tukar, karena dikuranginya stimulus tersebut menandakan bahwa ekonomi AS membaik. Selain itu, menurutnya, dana asing pada prinsipnya akan mencari return yang lebih besar, dan Indonesia adalah salah satu negara yang menawarkan return besar dan ekonomi yang bertumbuh. "Orang suka lupa jika ekonomi AS bagus maka ekonomi kita juga akan ikut bagus. Apalagi laju pertumbuhan ekonomi potensialnya sebesar 6,5 persen dan ini akan berdampak positif pada stock market kita," pungkasnya.(ans)