Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Obligasi Daerah Jadi Alternatif Pembiayaan Infrastruktur

Jakarta, 27/05/2013 MoF (Fiscal) News - Penerbitan obligasi daerah dinilai dapat menjadi alternatif pembiayaan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur yang lebih cepat dan merata, sehingga lebih mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi di daerah. Demikian disampaikan Kepala Divisi Riset Bursa Efek Indonesia Poltak Holtradero di Jakarta, Jumat (24/5).

Ia menilai, penerbitan obligasi daerah dapat menjadi alternatif pengalihan beban pendanaan infrastruktur dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Di sisi lain, hal ini akan mampu menciptakan transparansi keuangan di daerah, mengingat pemerintah daerah akan menggalang dana dari publik yang menuntut transparansi dan keterbukaan. "Sebenarnya, pemerintah daerah DKI Jakarta sudah menuju bond pertama, tapi karena Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) nya cukup besar, maka dinilai belum perlu dilakukan (penerbitan), dan dibatalkan," urainya.

Meski demikian, pihaknya mengaku sedang melakukan pembicaraan dengan Pemerintah Daerah Jawa Barat terkait potensi penerbitan obligasi daerah. Jika penerbitan obligasi daerah tersebut terwujud, hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pemerintah daerah yang lain. Seperti diketahui, undang-undang tentang penerbitan obligasi daerah mengatur bahwa dalam penerbitan obligasi daerah harus ada proyek dan cash flow-nya, sehingga aspek akuntabilitas dapat terpenuhi. "Jadi kalau bupati atau gubernurnya berganti tetapi proyeknya akan jalan terus, karena itu melekat uang masyarakat dan bisa meningkatkan akuntabilitas dari daerah tersebut," pungkasnya.(ans)