Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Optimalkan PAD, Daerah Bisa Manfaatkan Laporan Keuangan Entitas Bisnis

Jakarta, 17/11/2015 Kemenkeu - Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menilai, banyak daerah yang belum mengoptimalkan pendapatan asli daerahnya (PAD). Salah satu cara untuk mengoptimalkan PAD tersebut, lanjutnya, adalah melalui laporan keuangan entitas bisnis di daerah.

Meskipun tidak semua jenis pajak daerah dapat menggunakan laporan keuangan sebagai acuannya, pajak-pajak seperti pajak hotel, pajak restoran dan pajak hiburan merupakan jenis pajak yang besarannya dapat menggunakan informasi dari laporan keuangan tersebut.

“Untuk melihat kondisi yang riil, benar atau tidak itu potensi (PAD), benar atau tidak yang sudah dibayar pajak daerahnya; misalkan pajak hotel, pajak restoran dan sebagainya, salah satunya kita bisa menggunakan laporan keuangan entitas bisnis yang ada di daerah,” jelasnya saat menyampaikan sambutan dalam Seminar Nasional ‘Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Melalui Laporan Keuangan Entitas Bisnis di Daerah’ pada Selasa (17/11) di Aula Djuanda Kementerian Keuangan, Jakarta.

Oleh karena itu, melalui seminar ini, ia berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan laporan keuangan entitas bisnis di daerah sebagai pertimbangan dalam mengambil kebijakan, terutama kebijakan yang terkait dengan pajak daerah. Dengan demikian, pemerintah daerah pun dapat mengoptimalkan potensi PAD-nya. “Jadi sebenarnya masih bisa kita optimalkan PAD ini,” katanya.

Sebagai informasi, seminar yang diselenggarkan oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Ikatan Akuntan Indonesia, dan Institut Akuntan Publik Indonesia ini antara lain dihadiri oleh para pimpinan daerah, kepala dinas pendapatan daerah, pejabat pengadaan kementerian/lembaga dan para praktisi di bidang akuntansi. Dibuka oleh Wakil Menteri Keuangan, seminar ini menghadirkan pembicara dari Kemenkeu, Kemendagri, Badan Pemeriksa Keuangan, Kementerian Perhubungan, IAI, dan IAPI.(nv)