Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Optimalkan Potensi RI, Pemerintah Berkomitmen Terus Lakukan Reformasi

Jakarta, 18/05/2016 Kemenkeu - Pemerintah menyadari bahwa seluruh potensi Indonesia belum dioptimalkan. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan reformasi guna membuka berbagai potensi yang dimiliki Indonesia. Hal ini disampaikan Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam pembukaan Sidang Tahunan Islamic Development Bank (IDB) Ke-41 di Jakarta Convention Center, Jakarta pada Selasa (17/5).

Salah satu upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah adalah mengalihkan penggerak perekonomian dari konsumsi ke investasi. “Kami juga mendorong trajectory yang lebih berkesinambungan dari perekonomian yang berbasis komoditas ke industri bernilai tambah,” tambah Menkeu.

Selain itu, Pemerintah juga menjamin bahwa Indonesia akan cukup atraktif dan kompetitif untuk menarik investor. Menkeu menambahkan bahwa rangkaian kebijakan publik yang telah dikeluarkan oleh pemerintah juga bertujuan untuk menjaga konsumsi domestik dengan menjaga daya beli masyarakat.

Di bidang fiskal, reformasi dilakukan dengan cara menganggarkan porsi yang besar untuk pembangunan infrastruktur yang bersumber dari pengalihan subsidi bahan bakar minyak (BBM). “Porsi besar untuk infrastruktur adalah salah satu reform di bidang fiskal. Hal ini diawali dengan dihapusnya subsidi BBM dan diterapkannya subsidi tetap untuk solar yang membuat ruang fiskal lebih besar untuk belanja produktif,” tegasnya. Hal tersebut terbukti memberikan dampak signifikan terhadap kenaikan belanja modal dan stimulus untuk perekonomian.

Reformasi fiskal, lanjut Menkeu, akan dilakukan secara komprehensif mulai dari sisi penerimaan hingga belanja. Dari sisi penerimaan, reformasi akan difokuskan pada administrasi dan kebijakan perpajakan. “Pertama, pemerintah telah menerapkan beberapa kebijakan untuk memperluas cakupan pajak, meningkatkan kepatuhan pajak, mencegah kebocoran pajak, dan reformasi institusi pajak,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi belanja, pemerintah akan fokus pada belanja yang lebih produktif. Selain itu, pemerintah juga melibatkan pemerintah daerah untuk demi mencapai pertumbuhan nasional melalui peningkatan alokasi transfer ke daerah. “Pemerintah juga mengarahkan dana APBN hingga ke tingkat pedesaan untuk mencapai pertumbuhan yang merata di seluruh Indonesia,” pungkas Menkeu.(ya)