Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Optimisme Para Pelaku Ekonomi di Tahun 2016

Jakarta, 11/02/2016 Kemenkeu - Mengawali tahun 2016, Indonesia harus mampu membangun optimisme untuk menghadapi setiap situasi ekonomi, baik global maupun domestik. Namun, kondisi ini harus tetap diwaspadai mengingat kondisi ekonomi global yang lebih rentan dengan krisis karena mudah berubah-ubah. Sejalan dengan optimisme pemerintah, para pelaku ekonomi juga menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tahun 2016 akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Ketua Focus Group Pembiayaan Pembangunan dan Perbankan ISEI Destry Damayanti, optimisme ini dapat terlihat dari beberapa leading indicator, seperti  business tendency index dan consumer confidence index, yang menunjukkan perbaikan. “Jadi saya sangat confidence, 2016 ekonomi kita akan mulai baik, dan peran pemerintah sebagai agent of development akan sangat menentukan di 2016,” katanya saat wawancara terkait optimisme 2016 baru-baru ini.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Rosan P. Roeslani juga menyebutkan bahwa dunia usaha juga mulai merasakan optimisme di 2016. “Karena dari paket kebijakan pemerintah dan pencapaian-pencapaian yang ada, kita merasakan bahwa 2016 ini jauh lebih baik dari 2015, yang memang merupakan tahun yang penuh tantangan,” jelasnya.

Dengan optimisme ini, pertumbuhan 2016 diperkirakan akan lebih tinggi dari 5 persen, seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Ari Kuncoro. “Salah satu perkembangan dari Kuartal III adalah mulai stabilnya nilai rupiah, dan itu mendorong kembali orang melakukan pengeluaran,” katanya. Dengan ini, angka konsumsi beranjak pulih, sehingga pertumbuhan tahun 2016 diperkirakan akan lebih tinggi dari 5 persen.(as)