Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Para Menteri WTO Sepakat Perkuat Sistem Perdagangan Multilateral

Jakarta, 23/01/2017 Kemenkeu - Para Menteri negara-negara anggota WTO sepakat menjaga sistem perdagangan multilateral untuk tetap menjadi arus utama perdagangan dunia. Kesepakatan ini diambil guna mengantisipasi menguatnya sistem perdagangan unilateral, yang bila dibiarkan, akan meningkatkan resiko terjadinya “perang dagang” antar negara.

“Indonesia berpandangan bahwa dengan berbagai kekurangannya, sistem yang dikelola WTO merupakan sistem perdagangan multilateral terbaik saat ini, karena pilihan lainnya hanya chaos di mana satu negara secara unilateral dapat menghukum negara lain yang dianggap berbuat curang, tanpa melalui proses hukum yang adil dan obyektif berdasarkan dokumen hukum yang sebelumnya telah disepakati bersama,” jelas Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang berpartisipasi dalam pertemuan informal tahunan WTO di Davos, Swiss, Jumat lalu.

Melalui acara ini, Menteri dari 29 negara sepakat mempersiapkan lebih dini pelaksanaan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) WTO ke-11 pada Desember mendatang di Buenos Aires, Argentina. “Indonesia menegaskan perlunya memulai proses persiapan menuju KTM Buenos Aires dari landasan yang jelas, dan bagi Indonesia landasan itu adalah hasil-hasil KTM Bali dan Nairobi. Tanpa kejelasan ini, maka proses selanjutnya di Jenewa akan sulit dikelola karena setiap negara dapat mengusulkan apa saja untuk dibawa ke KTM Buenos Aires,” tambah Mendag, seperti dikutip melalui laman Kemendag pada Senin (23/01). (as/rsa)