Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Partner Kerja Pemerintah Harus Mampu Jaga Psikologis Perekonomian Indonesia

Jakarta, 04/01/2017 Kemenkeu – Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Keuangan, terus terbuka untuk bekerja sama dengan beragam stakeholders, dengan berprinsip pada profesionalisme, akuntabilitas dan saling memberi manfaat. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa sebagai partner kerja, lembaga tersebut harus mampu untuk ikut mengemban tanggung jawab menjaga kondisi dalam negeri Indonesia.


Terkait pemutusan kerja sama dengan JP Morgan, Menkeu menyebutkan bahwa lembaga partner pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga faktor psikologis yang positif, bagi perekonomian Indonesia. “Jangan lupa dalam ekonomi itu di-drive oleh faktor fundamental dan psikologis. Faktor psikologis itu sangat penting bagi lembaga yang jadi partner pemerintah untuk ikut memiliki tanggung jawab yang sama pentingnya,” kata Menkeu saat konferensi pers di Aula Djuanda I, Kementerian Keuangan pada Selasa (03/01).


Oleh karena itu, Menkeu ingin menyampaikan bahwa Indonesia dijaga dengan sebaik-baiknya secara profesional. Walaupun masih ada kekurangan, namun perbaikan akan terus dilakukan. “Saya harap ini juga menjadi suatu sinyal bahwa negara ini diurus dengan baik dan sungguh-sungguh. Kami menjaga republik ini dengan profesional. Tidak berarti seluruhnya sudah sempurna tapi kami akan terus memperbaiki secara profesional dan akuntabel, terbuka dan terus menciptakan hubungan yang saling menghormati dan percaya terhadap kredibilitas assessment-nya. Dan kami harap seluruh partner kita di luar juga memiliki sikap yang sama, profesional, terbuka dan tanggung jawab terhadap hubungan yang saling positif ini,” tegas Menkeu. (as/rsa)