Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pasar Sudah Memperhitungkan Dampak Kebijakan Bank Sentral AS

Jakarta, 20/12/2013 MoF (Fiscal) News – Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengatakan bahwa pelaku pasar bereaksi lebih positif dan mampu beradaptasi dengan keputusan Bank Sentral AS (The Fed), yang mulai melakukan tapering off secara bertahap mulai Januari 2014 mendatang. Menkeu juga mengaku tidak khawatir dengan keputusan The Fed yang mengurangi pembelian surat berharga di negara berkembang.

"Kalau lihat market dari pagi sampai siang ini, kelihatannya sudah price-in, sudah di-internalize efeknya oleh pasar. Lihat saja stock market-nya malah positif hari ini," kata Menkeu, Kamis (19/12).

Menurut Menkeu, pasar sudah memperhitungkan dampak dari keputusan The Fed. Pergerakan rupiah pada hari kamis, menurut Menkeu, tidak begitu mengkhawatirkan karena masih di kisaran Rp12.000 per dolar AS. Menkeu sendiri mengaku bahwa pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah yang akan dilakukan. “Kita kan punya crisis manajemen protocol, itu akan digunakan kalau diperlukan,” kata Menkeu.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu II) Bambang P.S. Brodjonegoro menambahkan tapering off yang dilakukan The Fed secara bertahap merupakan kabar baik bagi negara berkembang, karena efeknya tidak sebesar apabila penarikan stimulus dilakukan dalam jumlah besar. "Penarikan stimulus tersebut sesuai harapan emerging market yang khawatir dengan penurunan drastis," katanya. (nic)