Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pegawai Swasta Dominasi Pemesanan ORI013

Jakarta, 25/10/2016 Kemenkeu - Pemerintah secara resmi menetapkan penjatahan Obligasi Negara Ritel seri ORI013 sebesar Rp19,691 triliun. Dalam keterangan resminya pada Senin (24/10), Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan merinci profil pemesanan ORI013.

Dari data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko tercatat, penjualan ORI013 menjangkau 34.331 pemesan di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jumlah investor baru sebanyak 17.323 investor. Jumlah pemesan ORI013 terbesar, atau sekitar 40,3 persen, berada pada kisaran Rp100 juta hingga Rp500 juta.

Mayoritas pemesan ORI013 berasal dari wilayah Indonesia bagian barat selain DKI Jakarta, mencapai 57,9 persen. Selanjutnya, pemesan dari wilayah DKI Jakarta tercatat sebesar 34,4 persen. “Diikuti oleh pemesan dari wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, sebesar 7,6 persen,” katanya.

Berdasarkan kelompok profesinya, pegawai swasta merupakan pemesan terbanyak ORI013, yaitu mencapai 24,88 persen dari total jumlah pemesan, disusul oleh wiraswasta, sebesar 22,9 persen. Di urutan ketiga, ibu rumah tangga, sebesar 11,33 persen, diikuti oleh pegawai otoritas/lembaga/BUMN/BUMD, sebesar 8,81 persen.

Selanjutnya, pemesan dari kalangan profesional tercatat mencapai 5,39 persen; Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 4,57 persen; pensiunan sebesar 2,26 persen; anggota TNI/Polri sebesar 1,4 persen; pelajar/mahasiswa sebesar 1,29 persen; pekerja seni 0,02 persen; dan profesi lainnya mencapai 17,15 persen.

Sementara itu, berdasarkan kelompok umurnya, jumlah pemesan terbesar berasal dari kelompok usia di atas 40 tahun, yang mencapai 74,04 persen dari total jumlah pemesan. “Volume pemesanan dari kelompok tersebut mencapai sebesar Rp15,73 triliun, atau 79,89 persen dari total volume pemesanan,” tambahnya.(nv)