Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba Dimulai dari Diri Sendiri

Jakarta, 26/06/2014 MoF (Fiscal) News – Hari ini, berbagai negara di dunia memperingati Hari Anti Narkoba Internasional. Sejarah jatuhnya tanggal 26 Juni 2014 ditetapkan sebagai Hari Anti Narkoba Internasional adalah sebagai peringatan dari PBB dalam melawan penyalahgunaan obat-obatan dan penjualan obat secara ilegal. Peringatan ini dimulai pada tahun 1988 yaitu pengungkapan kasus Lin Zexu berupa perdagangan opium di Humen, Guangdong, sebelum Perang Opium. Pencanangan tersebut kemudian dikeluarkan saatresolusi PBB 42/112 pada 7 Desember 1987.


Tahun ini, tema Hari Anti Narkoba Internasional adalah "Pengguna Narkoba Dapat Dicegah dan Direhabilitasi”. Kementerian Keuangan juga menekankan kepada para insan pekerja didalamnya untuk dapat mempertahankan kebersihan instansi. Tes Narkoba juga didukung agar dapat dilakukan secara regular. Pada tahun ini, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang yang berada di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), berhasil mempertahankan predikat Instansi Bersih Narkoba untuk kedua kalinya.


Predikat ini ditetapkan oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sumatera Selatan. Kepala KPKNL Palembang Karman menyampaikan bahwa untuk memperbaiki bangsa, usaha tersebut harus dimulai dari yang terkecil. “Dari kita, dari kantor kita ini. Kemudian ke keluarga kita. Kemudian lingkungan sekitar kita,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BNNP menyampaikan beberapa hal mengenai pencegahan, pemberdayaan, penindakan, dan rehabilitasi yang dialami pengguna narkoba. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2011, segenap masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba. (as)