Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemda Berperan Penting dalam Menjaga Inflasi

Jakarta, 26/01/2017 Kemenkeu - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) melakukan rapat koordinasi pengendalian inflasi Tim Pengendali Inflasi (TPI) dan Kelompok Kerja Nasional Tim Pengendali Inflasi Daerah (Pojaknas TPID) pada Rabu (24/01). Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Suahasil Nazara yang hadir dalam acara ini, menyampaikan bahwa untuk menjaga inflasi tidak lepas dari peran Pemerintah Daerah.

“Role pemerintah daerah sangat penting dalam melihat tingkat inflasi yang terjadi karena inflasi diukur dari pergerakan harga di titik-titik pemantauan yang ada di seluruh Indonesia,” jelasnya saat konferensi pers di Gedung Thamrin BI. Untuk menjaga inflasi daerah, TPID terus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga harga di seluruh lini, utamanya harga pangan yang bergejolak (volatile food). Menurutnya, Pemerintah akan menjalankan APBN secara kredibel untuk meningkatkan kepercayaan sehingga inflasi inti dapat kembali ditekan.

Sebagai informasi, Pemerintah dan BI juga menyepakati sasaran inflasi 2019 yaitu sebesar 3.5 ±1%, tahun 2020 sebesar 3% ±1%, dan tahun 2021 sebesar 3%±1%. Penetapan sasaran inflasi tersebut bertujuan untuk terus mengarahkan ekspektasi inflasi pada tingkat yang rendah dan stabil.

“Ke depan, Pemerintah dan Bank Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, terutama dalam hal penentuan besaran dan timing kebijakan energi, pengendalian dampak lanjutan, dan penguatan kebijakan pangan untuk menekan inflasi volatile food di kisaran 4-5%,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara. (ma/rsa)