Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Ajak Swasta Bangun Infrastruktur di Indonesia

Jakarta, 23/03/2016 Kemenkeu - Pemerintah masih memiliki daftar panjang proyek infrasturktur yang harus diselesaikan tahun ini. Namun, jika hanya mengandalkan belanja modal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saja, tidak akan cukup untuk membiayai seluruh proyek tersebut. Dengan keterbatasan pendanaan APBN itulah, pemerintah memerlukan partisipasi dari investor swasta dalam pembangunan proyek-proyek tersebut.

Proyek-proyek infrastruktur yang ditargetkan selesai tahun ini termasuk pembangunan bandara baru di wilayah perbatasan; rel kereta api di Sumatera, Kalimantan dan Jawa; bendungan baru di daerah-daerah penghasil pertanian; termasuk konektivitas melalui pembangunan lebih dari 700 kilo meter jalan baru.

“Untuk membiayai seluruh pembangunan proyek infrastruktur tersebut, kami menyadari bahwa belanja pemerintah saja tidak akan cukup, sehingga diperlukan investasi swasta,” jelas Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro dalam Indonesia Investment Forum yang diselenggarakan oleh Euromoney di Hotel Mandarin, Jakarta pada Selasa (23/3).

Pemerintah sendiri, lanjutnya, telah mengambil langkah awal untuk menarik sebanyak mungkin investasi di bidang infrastruktur. Langkah awal ini antara lain dengan memperbaiki iklim investasi, yang akan semakin memudahkan investor dalam berinvestasi di Indonesia. “Kami ingin membuat semudah mungkin bagi investor untuk memilih Indonesia sebagai pilihan investasinya,” tambahnya.(nv)