Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Akan Kurangi Belanja K/L dan Transfer ke Daerah

Jakarta, 04/08/2016 Kemenkeu - Untuk menjaga kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016, Pemerintah berencana mengurangi belanja kementerian/lembaga (K/L) dan belanja transfer ke daerah. Hal ini dilakukan mengingat adanya kemungkinan penurunan potensi penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, rencananya, anggaran belanja K/L yang akan dikurangi sebesar Rp65 triliun, sedangkan transfer ke daerah sebesar Rp68,8 triliun.

Pengurangan belanja K/L terutama ditujukan untuk aktivitas yang dianggap tidak betul-betul menunjang prioritas. Sementara itu, pengurangan anggaran transfer ke daerah dilakukan karena penerimaan pajak yang diperkirakan lebih kecil pada tahun ini. Dengan demikian penerimaan untuk dana bagi hasil di daerah pun otomatis akan dikurangi.

Lebih lanjut Menkeu menguraikan, pengurangan anggaran K/L akan diprioritaskan untuk belanja perjalanan dinas, konsinyering, bahkan tidak menutup kemungkinan belanja pembangunan gedung pemerintahan yang belum dianggap prioritas pada saat ini.

“Kami akan melakukan bersama-sama dengan Menko Perekonomian dan Bappenas untuk menyisir belanja kementerian/lembaga, agar bisa dikurangi tanpa mengurangi komitmen pemerintah untuk menunjang prioritas, yaitu masalah pembangunan infrastruktur, belanja untuk pendidikan (termasuk tunjangan profesi guru), tunjangan untuk belanja kesehatan. Dalam hal ini tetap kami prioritaskan sebagai hal yang akan terus dijaga untuk tidak mengalami pemotongan,” urainya usai mengikuti sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta pada Rabu (03/08) sebagaimana dilansir situs Sekretariat Kabinet.(nv)