Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Akan Perkuat Konsumsi Domestik

 

Jakarta, 14/12/2011 MoF (Fiscal) News - Pemerintah berupaya mempertahankan target pertumbuhan ekonomi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012. Untuk itu, pemerintah akan melakukan beberapa hal strategis, salah satunya dengan memperkuat daya beli masyarakat. Demikian disampaikan Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro saat ditemui di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta pada Rabu (14/12).

Bambang menjelaskan, pemerintah akan memperkuat konsumsi domestik melalui daya beli. Dari sisi investasi, pemerintah akan mengutamakan investasi di bidang infrastruktur. “Investasi infrastruktur terutama yang besar-besar harus sudah mulai di 2012, supaya kemungkinan penurunan investasi asing bisa diganti oleh investasi di infrastruktur,” jelas Bambang.

Seperti diketahui, pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi pada APBN 2012 sebesar 6,7 persen. Meskipun Bank Dunia merevisi pertumbuhan ekonomi Indonesia 6,2 persen pada 2012 mendatang, hingga saat ini pemerintah optimis dapat mencapai 6,7 persen. Namun demikian, lanjut Bambang, pemerintah juga siap terhadap perubahan yang akan terjadi. ”Pokoknya kita tetap di awal dengan target 6,7 persen, tapi kita juga harus siap kalau ada revisi pertumbuhan ke bawah, nanti di APBN-P kita bahas,” pungkasnya. (sgd)