Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Akan Terbitkan Sukuk Ritel SR-008 Pada Kuartal I-2016

Jakarta, 06/01/2016 Kemenkeu - Sebagai bagian dari program penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) tahun 2016, pemerintah akan melakukan penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara yang akan ditawarkan di pasar domestik maupun pasar keuangan internasional. 

Di pasar domestik, pemerintah akan menerbitkan dua instrumen SBSN ritel, yaitu Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan. Penerbitan kedua instrumen ritel ini dimaksudkan sebagai upaya untuk memperluas basis investor dalam negeri, serta mendukung pengembangan pasar keuangan syariah dan tercapainya keuangan inklusif dalam rangka memperkuat stabilitas perekonomian nasional.

Pada kuartal pertama tahun 2016, pemerintah berencana menerbitkan Sukuk Ritel seri SR-008. Masa penawaran Sukuk Ritel seri SR-008 sendiri akan dilakukan pada 19 Februari hingga 4 Maret 2016.

Pembelian Sukuk Ritel tersebut dapat dilakukan melalui 26 agen penjual yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Sementara itu, tata cara berinvestasi dapat dibaca pada Memorandum Informasi Sukuk Ritel seri SR-008 yang dapat diperoleh dari agen penjual.

Sebagai informasi, ke-26 agen penjual untuk tahun 2016 yaitu Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Central Asia (BCA), Bank Syariah Mandiri, BRI Syariah, Bank Muamalat, Bank Danamon, Bank Permata, Bank Panin, Bank Mega, Bank ANZ Indonesia, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC NISP, Bank HSBC, Citibank, Standard Chartered Bank, Bank Maybank Indonesia, Bank DBS Indonesia, Danareksa Sekuritas, Bahana Sekuritas, Trimegah Sekuritas, Sucorinvest Central Gani, Mega Capital Indonesia, dan MNC Sekuritas.(nv)