Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Antisipasi Potensi Perpindahan Konsumsi LPG 3 Kilogram

Jakarta, 03/01/2014 MoF (Fiscal) News – Potensi perpindahan konsumsi gas dari 12 kilo gram (kg) ke 3 kg akibat kenaikan harga gas elpiji 12 kg menjadi perhatian pemerintah. Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri mengatakan telah mendelegasikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II untuk membicarakan hal tersebut dengan pihak Pertamina.

“Saya sudah delegasikan Pak Bambang (Wamenkeu II) untuk membicarakan dengan Pertamina agar subsidi 3 kg tidak jebol karena migrasi,” kata Menkeu, Jumat (3/1).

Menkeu menjelaskan, Kemenkeu akan mendengar langkah Pertamina agar tidak terjadi pembengkakan subsidi gas 3 kg. Menurutnya ada usulan agar distribusi gas 3 kg diberlakukan secara tertutup untuk mencegah kebocoran subsidi. "Katanya akan ada distribusi tertutup, tapi saya gak tahu seperti apa pembicaraan nanti," kata Menkeu.

Sementara itu, Wamenkeu II mengatakan bahwa distribusi tertutup dapat dilakukan dengan mengirimkan langsung tabung gas LPG 3 kg sesuai dengan alamat dan nama masyarakat yang berhak. Dengan demikian, ke depannya, tiap orang tidak bisa sembarangan membeli LPG 3 kg di agen penjual. “Jadi kalau kamu datang ke suatu tempat beli LPG 3 kg, harus buktikan nama kamu itu ada dalam daftar pembeli LPG 3 kg,” ujar Wamenkeu.

Subsidi gas, menurut Wamenkeu II, tahun ini telah mencapai Rp30 triliun, dengan ancaman migrasi tersebut, realisasinya dapat terlampaui. Karena itu upaya-upaya antisipasi harus dilakukan. "Jadi kita tidak mau naik lagi," kata Wamenkeu II. (nic)