Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Berencana Tetapkan Kebijakan TDLBagi Masyarakat Bawah

 

Jakarta, 23/08/2011 MoF (Fiscal) News - Rencana Pemerintah menerapkan kebijakan Tarif Dasar Listrik (TDL) bagi rumah tangga miskin dinilai sebagai perwujudan tanggung jawab Pemerintah bagi masyarakat golongan bawah. Demikian disampaikan Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sutan Bhatoegana di Gedung DPR, Jakarta pada Selasa (23/08),

Peryataan tersebut ia sampaikan menanggapi rencana Pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 10 persen di tahun 2012. "Saya rasa kenaikan TDL itu tidak ditujukan pada masyarakat golongan bawah, namun ditujukan pada masyarakat golongan mampu atau kelompok industri, yang memang tidak layak menerima fasilitas subsidi listrik lagi dari negara," kata Sutan.

Langkah Pemerintah untuk mengurangi beban subsidi energi, khususnya subsidi listrik dengan menaikkan TDL secara proporsional dapat dipahami oleh anggota DPR "Saya rasa sebagian dari anggota DPR saat ini sudah bisa memahami kalau akhirnya nanti Pemerintah menaikkan TDL. Itu kan hanya untuk golongan tertentu, untuk menurunkan beban anggaran subsidi listrik," ujarnya.

Menurut Sutan, pada prinsipnya DPR akan mendukung upaya Pemerintah untuk menekan dan mengurangi beban subsidi yang besar dari anggaran subsidi listrik. "Nanti kalau terlalu besar beban subsidi yang harus ditanggung oleh negara, itu kan jelas bisa berpengaruh pada biaya belanja negara," jelasnya.

Sebelumnya, pada 16 Agustus 2011, Pemerintah melalui Menteri Keuangan saat menyampaikan postur dan pokok-pokok kebijakan RAPBN 2012 telah mengungkapkan, akan menetapkan besaran subsidi listrik sebesar Rp44,9 triliun pada RAPBN 2012. Angka tersebut turun dari subsidi listrik tahun 2011 yang mencapai Rp65,6 triliun.(ak)