Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Berlakukan Sistem Distribusi BBM Tertutup pada 2011


Jakarta, 18/11/2010 MoF (Fiscal) News: Pemerintah pastikan pemberlakuan sistem distribusi tertutup untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 2011. Hal ini bertujuan agar subsidi BBM dapat dibatasi dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Demikian disampaikan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Kamis (18/11) di kantornya.

Menkeu  mengatakan, sistem pendistribusian BBM tertutup tersebut akan diberlakukan per 1 Januari 2011.
Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi banyaknya kebocoran subsidi BBM yang dinikmati oleh kalangan yang tidak berhak. “Sistem distribusi BBM tertutup 1 Januari sudah akan dijalankan,” katanya. 

Menkeu menjelaskan, Jika secara garis besar subsidi BBM mengalami pembengkakan dan jumlahnya melewati batas maksimal yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2010 yang sebesar Rp89,3 triliun, maka pemerintah akan menghadap ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk membuat laporan. “Tapi menurut saya, anggaran kita masih mencukupi, karena harga minyak mentah (ICP) lebih rendah dan ada penguatan rupiah, saya pikir masih memadai,” ungkap Menkeu. 

Diperkirakan, kuota BBM bersubsidi sebanyak 36,5 juta kilo liter akan membengkak menjadi 38,5 juta kilo liter. Untuk mencegah pembengkakan tersebut, pemerintah akhirnya memutuskan untuk membuat sistem tertutup BBM subsidi.(DM)