Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah dan BI Kendalikan Inflasi Tetap Single Digit

Jakarta, 12/05/2014 MoF (Fiscal) News - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengungkapkan, Pemerintah dan BI telah berhasil mengendalikan laju inflasi di tengah gejolak global dan penaikan harga BBM bersubsidi. Demikian disampaikan Agus di Hotel Four Season, Jakarta pada Senin (12/5). "Walaupun harga BBM naik tahun 2013, tapi pemerintah dan BI bisa mengendalikan inflasi tetap pada single digit (satu digit)," ungkapnya.


Gubernur BI kembali menegaskan bahwa penyesuaian harga BBM bersubsidi berdampak positif bagi kondisi fiskal Indonesia. Meski kebijakan tersebut akan memberi implikasi kepada laju inflasi. "Saat ini pengendalian terus sudah di jalur normal dan kami yakin inflasi tahun ini bisa 4,5 plus minus satu persen," jelasnya. Inflasi paling rentan naik akibat beban subsidi untuk BBM dan listrik. "Apabila subsidi  energi tidak dikelola sacara baik, maka angka inflasi terus meningkat. Bila kondisi fiskal tertekan, maka perlu menaikkan harga BBM, dan otomatis inflasi meningkat," ungkap Agus. BI akan bersama pemerintah untuk terus menjaga stabilitas dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, dengan menjaga tingkat suku bunga acuan (BI rate). "Suku bunga bank sentral sangat penting, oleh karenanya BI juga akan terus mengelola inflasi dengan baik setiap bulannya," katanya.


Ia menilai, tingkat bunga rendah membuat Indonesia akan lebih kompetitif. "Yang buat tingkat bunga tinggi adalah tingkat inflasi. Dibanding 10 tahun lalu, pengendalian inflasi Indonesia sudah cukup baik sekitar 6 persen. Bahkan di 2011 hingga 2012 inflasi kita pernah 3,8 persen dan 4,3 persen atau di bawah 5 persen," imbuhnya. (ak)