Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah dan BI Terus Pastikan Perekonomian Terkendali

Jakarta, 19/02/2014 MoF (Fiscal) News - Tekanan inflasi nasional pada triwulan IV-2013 yang mereda sejalan dengan respons kebijakan Bank Indonesia (BI) dan pemerintah terlihat terjadi di banyak wilayah di Indonesia, seperti Jakarta, sebagian besar wilayah Jawa dan Kawasan Timur Indonesia (KTI). Demikian tercantum dalam Laporan Kebijakan Moneter dan Laporan Nusantara yang diterbitkan oleh BI pada Selasa (18/2) di Jakarta.

Respons antisipatif BI melalui bauran kebijakan dapat mengarahkan inflasi kembali bergerak ke lintasan sasaran 4,5 persen plus minus 1 persen pada 2014 dan 4,0 persen plus minus 1 persen pada 2015. Dari laporan tersebut diketahui, kenaikan tekanan harga hanya terjadi di beberapa daerah Sumatera akibat lonjakan harga bahan pangan, biaya transportasi, serta dampak erupsi Gunung Sinabung.

Kenaikan inflasi juga terjadi pada beberapa wilayah KTI seperti Kalimantan Timur, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Kondisi perekonomian Indonesia triwulan IV-2013 dan Januari 2014 menunjukkan bahwa kebijakan stabilisasi yang ditempuh BI dan Pemerintah sejak pertengahan tahun 2013 telah dapat mengendalikan perekonomian ke arah yang diharapkan.

Interaksi kebijakan BI dengan kebijakan fiskal yang konsolidatif, ditopang koordinasi yang intensif, juga mulai dapat mengarahkan defisit transaksi berjalan ke arah yang lebih sehat, diiringi proses moderasi pertumbuhan ekonomi yang tetap terkendali. Perkembangan positif ini, ditunjang dengan penguatan struktural yang ditempuh secara konsisten, diharapkan dapat menjadi basis kesinambungan pertumbuhan ekonomi ke depan.(ak)