Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah dan DPR Bahas APBN 2014

Jakarta, 20/06/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali melanjutkan pembahasan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal dan Asumsi Makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2014 dalam rapat kerja yang berlangsung pada Kamis (20/6).

Dalam rapat tersebut, pemerintah yang diwakili oleh Menteri Keuangan M. Chatib Basri mengungkapkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi RI pada tahun 2014  berada di kisaran 6,4 persen hingga 6,9 persen. "Hal itu didasari karena kami melihat bahwa growth konsumsi  rumah tangga di tahun Pemilu 2014 diperkirakan dampaknya akan cukup kuat, sehingga range-nya ada di kisaran 5,26 sampai 5,6 persen," kata Menkeu.

Sementara itu, konsumsi pemerintah diprediksi akan berada pada kisaran 4,8 persen hingga 5,4 persen. "PMTB (pembentukan modal total bruto) ini harus dikatakan kami sangat optimistik, karena angka di triwulan I-2013 saja hanya tumbuh 5,9 persen. Kita akan coba dengan perbaikan iklim investasi supaya range-nya 8,8 sampai 10,2 persen," ungkap Menkeu.

Kinerja ekspor RI pada tahun 2014 juga diproyeksikan akan mengalami perbaikan. Menkeu mengatakan, proyeksi ekspor RI pada tahun 2014 mendatang diprediksi pada kisaran 6,8 persen hingga 7,1 persen. Meningkatnya kinerja ekspor RI didukung oleh  proyeksi volume perdagangan dunia yang akan membaik, sehingga berdampak positif terhadap kondisi perekonomian global pada tahun mendatang.

Selain Menkeu, rapat dihadiri pula oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional(PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(Bappenas) Armida S. Alisjahbana, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo dan Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin.(ak)