Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah dan DPR Sepakati Beberapa Indikator Makro 2015

Jakarta, 04/09/2014 MoF (Fiscal) News – Pemerintah dan DPR menyepakati beberapa indikator ekonomi makro 2015 saat rapat kerja di Gedung DPR pada Rabu (3/9). Dari kesimpulan rapat yang dibacakan Ketua Komisi XI Olly Dondokambey, pertumbuhan ekonomi disepakati 5,8 persen dan nilai tukar rupiah ditetapkan pada Rp11.600/USD.


“Kesimpulan rapat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8% dan rupiah 11.600/USD," kata Olly. Sementara itu, untuk tingkat inflasi dipatok 4,4 plus minus 1 sedangkan suku bunga SPN 3 bulan disepakati sebesar 6 persen.


Untuk pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah, angka ini berubah dari naskah awal RAPBN 2015 yaitu sebesar 5,6 persen dan Rp11.900/USD. Menurut Menteri Keuangan M. Chatib Basri, perubahan ini membawa beban yang cukup besar bagi pemerintah baru, khususnya nilai tukar rupiah. “Kalau asumsinya diubah menjadi Rp11.600 per USD tapi hasilnya Rp11.900 per USD, itu pemerintahan baru harus nanggung beban defisitnya tiga kali lipat sekira Rp2,6 triliun," jelasnya.


Sementara untuk asumsi inflasi dan SPN 3 bulan, keputusan yang telah ditetapkan masih sesuai dengan kisaran awal. “Kami tidak masalah, karena masih berada dalam range awal kami," tutupnya. (fin)