Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Harus Antisipasi Dampak El-Nino

Jakarta, 28/10/2015 Kemenkeu - Bank Dunia mengimbau pemerintah antisipasi dampai El-Nino yang berpotensi menyumbang inflasi tambahan sebesar 0,3 – 0,6 persen. Musim kering yang terus berlanjut di sejumlah daerah di Indonesia mengancam pasokan pangan yang dapat berimbas pada inflasi karena kenaikan harga pangan.


Menurut Ekonom Utama Bank Dunia Ndiame Diop di Jakarta, akhir pekan lalu, dampak El Nino berpotensi meningkatkan harga beras hingga 10 persen untuk tahun ini. Rumah tangga miskin menggunakan sebagian besar pendapatannya untuk makanan dan akan merasa dampak yang lebih besar dari naiknya harga-harga barang ini.


“Upaya-upaya untuk membantu dunia usaha dan masyarakat, serta reformasi regulasi untuk mengatasi birokrasi guna investasi dan ekspor, akan sangat membantu. Demikian juga berbagai upaya reformasi lain yang akan memperkuat iklim investasi dan mendorong pertumbuhan,” katanya. Saat ini, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto Indonesia untuk 2016 sebesar 5,3 persen, salah satunya adalah dengan memproyeksi risiko yang timbul dari El Nino. (as)