Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Kaji Larangan Penjualan BBM Bersubsidi pada Akhir Pekan

Jakarta 23/05/2014 MoF (Fiscal) News – Pemerintah tengah mengkaji rencana untuk membatasi penjualan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Hal ini dilakukan guna menekan laju pembengkakan subsidi. Salah satu opsi yang tengah dibahas antara lain adalah tidak menjual BBM bersubsidi pada hari libur atau akhir pekan.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik seperti dikutip dari laman Setkab pada Kamis (22/5) mengatakan bahwa akan dilakukan sosialisasi terlebih dahulu sebelum memulai kebijakan tersebut. "Dengan demikian, masyarakat mesti beli BBM nonsubsidi kalau hendak berpergian, atau diam saja di rumah," katanya.


Sebelumnya, Menteri Keuangan M. Chatib Basri mengungkapkan, subsidi BBM dan listrik akan mengalami peningkatan pada tahun 2014 ini. Kenaikan subsidi BBM dan listrik tersebut terutama diakibatkan oleh peningkatan asumsi nilai tukar dari Rp10.500 per dolar AS menjadi Rp11.700 per dolar AS. Sementara, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2014, pemerintah mengajukan kuota volume konsumsi BBM sebesar 48 juta kilo liter, atau sama dengan besaran yang ditetapkan dalam APBN 2014.(nic)