Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Optimalkan Insentif dan Perizinan untuk Infrasktruktur

Jakarta, 14/11/2013 MoF (Fiscal) News – Pemerintah akan mengoptimalkan sejumlah fasilitas insentif pembiayaan infrastruktur, serta komitmen untuk menyederhanakan pola perizinan di Indonesia. "Pemerintah akan terus melakukan perbaikan fasilitas dan memberi dukungan fiskal, serta mendorong peran BUMN," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dalam Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2013, di Jakarta, Rabu (13/11).


Hatta mengungkapkan, kedua hal tersebut dilakukan guna memberikan kemudahan para pengusaha untuk berbisnis di Indonesia, sehingga pada gilirannya akan mendorong keterlibatan pihak swasta dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

"Pemerintah memberi perhatian kepada pembangunan infrastruktur agar kegiatan ekonomi berjalan inklusif dengan pembangunan jalan, jembatan, bandara, pelabuhan, fiber optic dan lainnya untuk mewujudkan sentra produksi baru," jelas Hatta.

Menurutnya, salah satu komitmen pemerintah telah terlihat dari peningkatan anggaran infrastruktur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2014, dari sebelumnya Rp184,3 triliun di APBN-Perubahan 2013, menjadi Rp188,7 triliun. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk menurunkan biaya logistik dari 26 persen Produk Domestik Bruto (PDB) atau 14,08 persen biaya produk, menjadi 22 persen PDB atau 10 persen biaya produk. (ak)