Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Optimistis RI Akan Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi


Jakarta, 07/02/2014 MoF (Fiscal) News - Pemerintah optimistis dengan segala keunggulan yang ada, pada masa mendatang Indonesia dapat menyandang status negara  berpenghasilan tinggi (high income countries). Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II Bambang P.S. Brodjonegoro memandang, Indonesia perlu melakukan berbagai terobosan agar dapat masuk ke dalam negara berpenghasilan tinggi.

Pihaknya menjelaskan, terdapat tiga perubahan struktural yang perlu dilakukan, yang meliputi peningkatan produktivitas, transformasi ekonomi dan teknologi, serta penyelesaian masalah inequality untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ia menambahkan, kerangka kerja ekonomi makro dan mikro perlu diperkuat, sehingga tercipta koordinasi kebijakan fiskal, moneter, serta sektor riil. "Kita perlu melakukan reformasi dan transformasi struktural untuk bisa naik kelas," jelas Wamenkeu II pada Kamis (6/2).

Ia memaparkan,  transformasi struktural untuk pertumbuhan yang lebih tinggi dapat dilakukan melalui peningkatan investasi yang lebih efisien. "Untuk rasio investasi dapat dilakukan melalui beberapa kebijakan, seperti financial deepening, perbaikan efisiensi, dan fungsi intermediasi,” paparnya. Wamenkeu II menilai, transformasi tersebut pada gilirannya akan meningkatan belanja infrastruktur, dapat menarik investor, serta mendongkrak penerimaan perpajakan.(ak)

Terkait keunggulan Indonesia, Menteri Keuangan M. Chatib Basri menilai, Indonesia memiliki berbagai faktor penunjang, seperti potensi ekonomi kekayaan alam dan penduduk yang mencapai 250 juta orang. Dari sisi demografis, saat ini Indonesia mempunyai bonus demografis, yaitu struktur penduduk yang didominasi oleh kelompok produktif. "Ini sangat menguntungkan untuk menggerakkan perekonomian nasional kita," jelasnya.(ak)