Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Pangkas Belanja Operasional K/L di APBNP 2016

Jakarta, 25/07/2016 Kemenkeu – Dalam beberapa tahun belakang, pemerintah melakukan evaluasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L). Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016, terdapat pemotongan anggaran K/L yang sifatnya belanja operasional. Ini dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo.


“Pak Presiden itu tidak mau belanja-belanja K/L itu lebih banyak untuk operasional yang tentunya manfaat ekonominya tidak maksimal, misalnya untuk perjalanan dinas,” jelas Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani, beberapa waktu lalu.


Askolani mengatakan, Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) telah mengevaluasi belanja operasional K/L di tahun 2016, dimana ada kenaikan signifikan dari anggaran tahun 2015.” Ini kemudian kita nilai harusnya dikurangi pengeluaran itu sebab pandangan kita kenaikan ini sudah terlalu tinggi,” katanya.


Penghematan yang dilakukan antara lain adalah belanja barang untuk rapat, perjalanan dinas, konsinyering dan kegiatan-kegiatan rutin lainnya. “Ini pun kita lakukan penghematan dalam batas-batas yang wajar, juga termasuk kalau bangun gedung yang memang tidak perlu tidak usah dulu, beli kendaraan tidak mendesak, tidak usah dulu,” pungkasnya. (as)