Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN
Menteri Koordinator Maritim (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo kunjungan dalam rangka persiapan acara IMF-WBG Annual Meetings 2018 di Bali (22/12)

Pemerintah Pastikan Kesiapan Bali Untuk IMF-WBG Annual Meetings 2018

Bali, 22/12/2017 Kemenkeu - Menteri Koordinator Maritim (Menko Maritim) Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo melakukan beberapa kunjungan ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Pos Pengamatan Gunung Api Agung, desa Rendang Kab Karangasem, Bali. Hal ini dilakukan agar kepercayaan dunia internasional terhadap keamanan pulau Bali dapat dipulihkan.

"Hari ini dengan Pak Menko dan Gub BI sebagai Panitia Nasional yg memiliki tanggung jawab untuk persiapan AM IMF-WB tahun depan perlu untuk menghadiri sendiri lokasi Gunung Agung dipantau. Tujuannya untuk memberi keyakinan terutama para khalayak internasional. Mereka menunggu pemerintah Indonesia mengenai kesiapan keseluruhan Annual Meetings serta keseharian kegiatan ekonomi pariwisata Bali," ujar Menkeu saat konferensi pers pada Jumat (22/12).

Menkeu mengatakan walaupun IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 (AM 2018) akan diselenggarakan pada Oktober 2018, Pemerintah tetap ingin meningkatkan kesiapan Bali akan event ini. Tentu ini akan berakibat positif bagi ekonomi masyarakat Bali.

Bersamaan dengan itu, Menko Maritim menyampaikan berbagai pembangunan infrastruktur juga telah disiapkan. Dengan pembangunan underpass ke Bandara, Tanjung Benoa Cruise Terminal dan Tempat Pembuangan Akhir Suwung, kegiataan AM 2018 diharapkan akan berjalan lancar dan nyaman.

"Seperti yang disampaikan Pak Luhut, berbagai kegiatan investasi untuk infrastruktur membangun underpass yang merupakan daerah kritikal kemacetan, tentu yang akan mendapatkan maksimal dari underpass itu adalah masyarakat bali dan para turis disini. Untuk AM tentu akan membantu flow orang-orang yg akan hadir di pulau Bali ini," tukasnya.

Terakhir, Menkeu meminta agar pihak media dapat membantu menyampaikan berita-berita yang akurat mengenai kondisi pulau bali, terutama terkait dengan situasi terakhir dari Gunung Agung.

"Kita tetap menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat namun kita juga tetap optimis untuk tetap melaksanakan aktivitas ekonomi lain sehingga masyarakat luas juga tidak akan terganggu dengan adanya kejadian ini," tutupnya.

Berdasarkan informasi dari otoritas kementerian dan lembaga terkait, status Level IV (Awas) hanya berlaku pada radius 8 - 10 km dari Gunung Agung. Di luar area tersebut, semua aktivitas di wilayah Bali berjalan normal sehingga aman untuk aktivitas kunjungan wisatawan. Untuk kepentingan penyelenggaraan AM 2018, Panitia Nasional (PanNas) terus memonitor aktivitas Gunung Agung dan selalu berkomunikasi dengan Meetings Team Secretariat (MTS) IMF-WBG.

PanNas memastikan seluruh persiapan penyelenggaraan AM 2018 berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan bersama dengan MTS. Untuk memastikan persiapan tersebut, MTS akan berkunjung ke Bali pada 29 Januari s.d. 9 Februari 2018 untuk melakukan pembahasan bersama Panitia Nasional terutama terkait aspek keamanan dan mitigasi risiko atas aktivitas Gunung Agung. (mr/rsa)