Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Revitalisasi 1.002 Pasar di 2015

Jakarta, 09/05/2016 Kemenkeu - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatatkan bahwa target Revitalisasi Pasar Rakyat tahun 2015 berhasil tercapai 98,52 persen atau sebanyak 1.002 pasar. Ini menjadi salah satu perwujudan program 5.000 pasar sesuai janji Nawacita.

Akhir pekan lalu, Menteri Perdagangan Thomas Lembong mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan pasar rakyat baru, yaitu sejumlah pasar di Jawa Tengah. Pasar-pasar tersebut antara lain Pasar Manis di Kota Purwokerto, Banyumas; Pasar Giwangretno di Kebumen; serta Pasar Krendetan di Purworejo. Di Jawa Tengah, dana revitalisasi pasar rakyat tahun 2015 berasal dari dana Tugas Pembantuan (TP) sebesar Rp109,8 miliar untuk 7 pasar rakyat.

Sebagai informasi yang dilansir dari Keterangan Pers Tim PKP-Kominfo, pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kementerian Perdagangan tahun 2015, target pembangunan pasar adalah sebanyak 1.017 unit, yang terdiri dari 182 pasar dibangun melalui dana TP dan 770 pasar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Selain itu, Kementerian Koperasi dan UKM juga ditargetkan untuk membangun sebanyak 65 Pasar. Target ini terealisasi sebanyak 1.002 pasar, 175  unit dibangun melalui Dana TP Kemendag, 762 unit melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), dan sebanyak 65 unit dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Di tahun ini, Kemendag menargetkan pembangunan pasar sebanyak 1.000 unit yang terdiri atas 220 pasar melalui dana TP dan 695 pasar melalui DAK. Kementerian Koperasi dan UKM juga menargetkan membangun sebanyak 85 pasar.

Sebagai informasi, pembangunan/revitalisasi 5.000 pasar (2015-2019) diprioritaskan atau diutamakan bagi pasar yang telah berumur ≥ 25 tahun; pasar yang mengalami bencana kebakaran, pascabencana alam, pascakonflik sosial; pasar di daerah tertinggal, perbatasan, serta daerah yang minim sarana perdagangannya, atau yang memiliki potensi perdagangan besar.(as)