Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Segera Bahas Pengendalian BBM Subsidi

Jakarta, 11/03/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah akan membahas pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM) secara efektif pada minggu depan. Hal ini dilakukan untuk menghindari jebolnya kuota BBM bersubsidi. "Kita harus kendalikan, tidak bisa tidak, minggu depan saya mau mengajak menteri-menteri untuk rapat khusus mengenai pengendalian ini," demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Senin (11/3).

Ia melanjutkan, rapat tersebut nantinya akan membahas mengenai pengendalian BBM subsidi secara efektif agar kuota yang telah dianggarkan sebesar 46 juta kilo liter tidak terus membengkak. Namun demikian, untuk saat ini pihaknya belum dapat memaparkan langkah-langkah yang akan dilakukan pemerintah dalam rangka menjaga kuota BBM bersubsidi agar tidak melampaui target. "Kita tunggu setelah rapat," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo mengatakan, kuota BBM bersubsidi tahun 2013 berpotensi meningkat hingga mencapai 53 juta kilo liter apabila tidak ada kebijakan yang memadai untuk mengendalikan konsumsinya. Membengkaknya kuota BBM bersubsidi tersebut akan membuat anggaran subsidi BBM kembali meningkat. Tidak adanya kebijakan yang memadai dalam rangka pengendalian BBM bersubsidi, menurut Menkeu, dapat membuat pos anggaran belanja subsidi meningkat lebih tinggi dari yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 sebesar Rp274,7 triliun. Hal tersebut diprediksi juga dapat mengganggu kesehatan fiskal. "Tentu akan membuat pos subsidi energi menjadi besar sekali. Ini masih dalam kajian pemerintah untuk menjaga kesehatan fiskal kita," pungkasnya.(ans)