Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Segera Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Jakarta, 04/11/2016 Kemenkeu - Pemerintah akan meluncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif pada pertengahan November mendatang. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, pada kesempatan yang sama juga akan diresmikan Dewan Nasional Keuangan Inklusif, yang diharapkan dapat mempercepat naiknya indeks keuangan inklusif di tanah air.

"Harapannya agar masyarakat mendapatkan akses ke lembaga keuangan lebih luas sehingga mereka bisa meningkatkan kegiatan usahanya seperti di sektor pertanian, peternakan atau perikanan," kata Darmin saat Rapat Koordinasi Pembahasan Strategi Nasional Keuangan Inklusif, seperti dilansir melalui laman Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (04/11).

Implementasi Strategi Nasional Keuangan Inklusif dengan kelembagaan yang kuat diharapkan dapat meningkatkan persentase akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal sebesar 75% pada akhir 2019. “Langkah konkret pertama adalah mempercepat program sertifikasi tanah/lahan agar masyarakat bisa memiliki akses ke lembaga keuangan,” tambah Darmin.

Sebagai informasi, Dewan Nasional Keuangan Inklusif dibentuk menyusul terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif awal September lalu. Posisi Indeks Keuangan Inklusif Indonesia pada 2014 adalah sebesar 36%, berada di bawah beberapa negara ASEAN seperti Thailand (78%) dan Malaysia (81%). Meskipun masih lebih besar jika dibandingkan Filipina (31%) dan Vietnam (31%).(as)