Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Sempurnakan Peraturan Pengendalian Penggunaan BBM

Jakarta, 25/1/2013 MoF (Fiscal) News - Pemerintah terus berupaya melakukan langkah pengendalian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara lebih meluas untuk menjaga agar volumenya tidak melampaui pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 yang sebesar 46,01 juta kilo liter (kl). Salah satu upayanya yaitu dengan menyempurnakan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2012. Demikian disampaikan Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo, pada acara Sosialisasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 01 Tahun 2013 tentang Pengendalian Penggunaan Bahan Bakar Minyak.

"Permen (Peraturan Menteri) ESDM Nomor 01 Tahun 2013 merupakan Permen lanjutan dari Permen Nomor 12 Tahun 2012, dan juga merupakan roadmap dari bagaimana cara pemerintah dan kita bersama untuk berusaha mengendalikan distribusi daripada BBM subsidi yaitu premium, serta solar yang bersubsidi. Karena seperti yang telah kita ketahui bahwa berdasarkan persetujuan DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), tahun 2013 kita cuma dikasih jatah 46 juta kl BBM bersubsidi, dan itu harus dikendalikan," jelasnya.

Pemerintah, lanjutnya, telah menargetkan program pengendalian BBM bersubsidi tahun 2013 untuk kendaraan dinas Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi serta kendaraan barang roda lebih dari empat untuk sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan dan kapal barang non-perintis serta kapal non-pelayaran rakyat. Dengan demikian, BBM bersubsidi yang dapat dihemat dapat mencapai 1,3 juta kl. “Jika program ini 100 persen berhasil akan menghemat sekitar 1,3 juta kl, dan dengan upaya ini maka APBN yang sehat dan berkesinambungan dapat kita jaga bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Eddy Hermantoro menjelaskan, penyelenggaraan sosialisasi ini merupakan launching dari Peraturan Menteri ESDM Nomor 01 Tahun 2013. Sosialisasi ini sendiri diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menghemat BBM bersubsidi. "Di samping itu untuk memberikan pemahaman kepada instansi yang dilarang menggunakan  BBM bersubsidi sesuai dengan yang tercantum dalam peraturan Menteri ESDM Nomor 01 Tahun 2013 agar tidak menggunakan BBM bersubsidi," ujarnya.(ak)