Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Siapkan Fasilitas Pembiayaan Ekspor Terpadu Untuk UMKM

Jakarta, 30/03/2016 Kemenkeu - Untuk meningkatkan kualitas dan nilai tambah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis kerakyatan, pemerintah akan menyediakan fasilitas pembiayaan ekspor terpadu melalui Kredit Usaha Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE).

Hal tersebut menjadi salah satu fokus utama Paket Kebijakan Ekonomi Jilid XI yang telah dilincurkan pada Selasa (29/3) kemarin. KURBE akan menyediakan pembiayaan ekspor yang lengkap dan terpadu untuk modal kerja (Kredit Modal Kerja Ekspor/KMKE) dan investasi (Kredit Investasi Ekspor/KIE) bagi UMKM. Dengan tingkat suku bunga 9 persen tanpa subsidi, jangka waktu KMKE paling lama selama tiga tahun dan KIE paling lama lima tahun.

Untuk KURBE Mikro, batas maksimal kredit yang diberikan adalah sebesar Rp5 miliar. Untuk KURBE Kecil, batas maksimal kredit yang diberikan adalah sebesar Rp25 miliar, dengan ketentuan maksimal KMKE sebesar Rp15 miliar. Sementara, untuk KURBE Menengah, batas maksimal kredit yang diberikan adalah sebesar Rp50 miliar, dengan ketentuan maksimal KMKE sebesar Rp25 miliar.

Sebagaimana dijelaskan dalam narasi tunggal Tim PKP Kementerian Komunikasi dan Informatika, penyaluran KURBE  sendiri akan ditangani oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia/LPEI (Indonesia Exim Bank). Sasaran utama KURBE adalah supplier/plasma yang menjadi penunjang industri dan industri/usaha yang melibatkan banyak tenaga kerja sesuai skala usahanya.(nv)