Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Sudah Hitung Pembiayaan Untuk Tutup Defisit Anggaran

Jakarta, 10/05/2013 MoF (Fiscal) News – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan agar defisit tidak membengkak dari 2,5 persen, maka pemerintah akan melakukan penyesuaian harga BBM subsidi pada bulan depan. Pemerintah juga akan memotong belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan menambah utang untuk menutupi kekurangan anggaran pembiayaan. “Sudah dihitung semua. Jadi artinya pemotongan belanja dan penyesuaian harga itu sudah menghitung potensi berkurangnya penerimaan dari target,” ungkapnya.

Pemotongan anggaran belanja K/L merupakan alternatif jalan keluar yang logis karena terdapat potensi berkurangnya penerimaan negara dari target yang telah ditetapkan sebelumnya. “Ya pokoknya besaran yang ujungnya 2,5 persen. Ya kan nanti persisnya harus dicari dulu angka yang cocok,” katanya.

Sebelumnya, Plt. Menteri Keuangan Hatta Rajasa mengatakan akan merevisi APBN 2013 khususnya pada asumsi makro seperti pertumbuhan ekonomi, lifting minyak dan harga minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price). Revisi pertumbuhan ekonomi dilakukan karena belum pulihnya perekonomian dunia memberikan dampak kepada ekonomi Indonesia. Target lifting minyak juga menjadi objek perubahan karena adanya penurunan produksi sehingga diprediksi tidak dapat mencapai target yang ditetapkan sebelumnya. (iin)