Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Terbitkan SBR002

Jakarta, 28/04/2016 Kemenkeu - Pemerintah akan menerbitkan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR002, yang merupakan instrumen Obligasi Negara untuk investor ritel dengan tingkat kupon mengambang. SBR002 akan mulai ditawarkan hari ini 28 April hingga 19 Mei 2016. Tujuan penerbitan SBR002 adalah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2016 dan mengembangkan pasar Surat Utang Negara domestik, melalui diversifikasi instrumen sumber pembiayaan dan perluasan basis investor.


SBR002 memiliki karakteristik tersendiri dimana merupakan obligasi negara tanpa warkat. SBR002 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder dan tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa Pelunasan Sebelum Jatuh Tempo (Early Redemption). Penjatahan dilakukan pada 23 Mei 2016, sementara setelmennya pada 25 Mei 2016. Obligasi negara ini akan jatuh tempo pada 20 Mei 2018.


Untuk ketentuan tingkat kupon, dalam periode 3 bulan pertama (tanggal 26 Mei 2016 sampai dengan tanggal 20 Agustus 2016) adalah sebesar 7,50%, berasal dari Tingkat Bunga Penjaminan LPS pada saat penetapan sebesar 7,25% ditambah spread tetap 25 bps. Kemudian, tingkat Kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada Tanggal Penyesuaian Kupon sampai dengan Jatuh Tempo. Penyesuaian Tingkat Kupon didasarkan pada Tingkat Bunga Penjaminan LPS ditambah spread tetap 25 bps. Tingkat Bunga Penjaminan LPS mengacu pada Tingkat Bunga Penjaminan Simpanan untuk Bank Umum yang berlaku pada Tanggal Penyesuaian Kupon. Untuk Tingkat Kupon Minimal (floor) adalah sebesar 7,50%.


Warga Negara Indonesia (WNI) merupakan sumber pembiayaan pembangunan yang sangat potensial untuk dikelola guna mendukung stabilitas pasar keuangan domestik. Melalui SBR002, WNI diberi kesempatan untuk berperan dalam pembiayaan pembangunan sekaligus memperoleh pendapatan melalui kegiatan investasi pada instrumen yang aman. (as)


Informasi Selengkapnya : Saving Bond Ritel