Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Terus Berupaya Kendalikan Volume Konsumsi BBM Bersubsidi

Jakarta, 28/05/2014 MoF (Fiscal) News - Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pengendalian subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) agar tidak melampaui kuota/volume yang sudah ditetapkan. Hal tersebut disampaikan  Menteri Keuangan (Menkeu) M. Chatib Basri pada Senin (26/5).

Menurut Menkeu, pemerintah hingga kini terus mengupayakan berbagai cara, guna mengurangi konsumsi subsidi BBM tanpa menaikkan harga. “Besaran subsidi (subsidi BBM) itu terdiri dari dua, volume dan harga. Pilihannya ada dua, menaikkan harga BBM atau menurunkan volume (BBM)-nya,"  kata Menkeu.

Pemerintah, disebutkan Menkeu, saat ini lebih memilih mengendalikan BBM bersubsidi dengan mengurangi volume, dibandingkan dengan menaikkan harga. Pertimbangannya adalah seiring dengan perhelatan Pemilu 2014 yang saat ini tengah berlangsung. Apabila pemerintah menempuh kebijakan dengan penaikkan harga BBM, tentu akan diikuti pemberian kompensasi kepada masyarakat miskin.

“Tahun lalu, langkah kita adalah menaikkan harga BBM, jadi sedikit banyak itu kan terkompensasi. Dan dengan situasi politik seperti sekarang ini, tidak mudah menaikkan harga. Karena tidak mudah menaikkan harga, opsinya ada di volume," jelasnya.

Ihwal pengendalian volume BBM bersubsidi, Menkeu mengatakan, wewenang itu sepenuhnya berada di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). "Soal volume (BBM bersubsidi), itu kembali lagi ke (wewenang) Kementerian ESDM,” imbuhnya. (ak)