Jl. Dr.Wahidin Raya No 1 Jakarta 10710
134 ID | EN

Pemerintah Waspadai Pemulihan Ekonomi Global yang Belum Merata

Jakarta, 19/11/2015 Kemenkeu - Pemerintah dinilai masih perlu mewaspadai tekanan di pasar keuangan global di tengah pemulihan ekonomi global yang juga masih belum merata.

Di Amerika Serikat (AS), misalnya, pertumbuhan ekonomi masih moderat terindikasi dari ekspansi manufaktur dan ekspor yang masih lemah. Namun, sektor tenaga kerja menunjukkan perbaikan, tercermin dari tingkat pengangguran yang menurun, serta pertumbuhan gaji dan data non-farm payroll yang meningkat.

“Perkembangan tersebut semakin meningkatkan ekspektasi kenaikan Fed Fund Rate pada Bulan Desember 2015,” jelas Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara dalam keterangan resminya pada Rabu (17/11).

Sementara itu, pemulihan ekonomi di Eropa dan Jepang masih rentan, sehingga mendorong masih berlanjutnya pelonggaran kebijakan moneter. Selain itu, perekonomian Tiongkok juga masih mengalami perlambatan.

Hal tersebut antara lain terlihat dari kontraksi Purchasing Manager Index manufaktur, seiring penurunan permintaan ekspor, sehingga mendorong dilakukannya pelonggaran kebijakan moneter. “Pemerintah Tiongkok juga melakukan langkah-langkah reformasi pasar keuangan dan internasionalisasi renmimbi,” jelasnya.(nv)